
Balai Desa Soko menjadi pusat perhatian warga pada Minggu, 22 Maret 2026, saat Grup Kuda Lumping Krida Budaya Soko tampil dalam rangka menyemarakkan Hari Raya Idul Fitri. Pertunjukan yang digelar di Balai Desa Soko ini dihadiri oleh Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD, serta warga masyarakat desa setempat. Antusiasme warga menunjukkan betapa pentingnya pelestarian kesenian tradisional di tengah perayaan hari besar keagamaan.
Kesenian Kuda Lumping Krida Budaya Soko menjadi hiburan yang sangat dinantikan, terutama oleh warga asli Desa Soko yang kini merantau dan pulang kampung saat Idul Fitri. Banyak di antara mereka yang mengaku kangen dengan pertunjukan kuda lumping yang sudah menjadi ciri khas desa. Suasana haru dan gembira terlihat saat para perantau menyaksikan kembali tarian khas yang mengingatkan mereka pada masa kecil dan tradisi desa yang telah lama mengakar.
Untuk menjangkau lebih banyak penonton, acara ini disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Desa Soko. Dengan adanya siaran langsung tersebut, warga yang tidak bisa hadir secara langsung di Balai Desa Soko tetap dapat menyaksikan kemeriahan Kuda Lumping Krida Budaya. Langkah ini juga menjadi upaya desa dalam mempromosikan budaya lokal kepada khalayak yang lebih luas, khususnya di era digital saat ini.

















